Berbahagialah Tanpa Merusak Kebahagiaan Orang Lain, Dan Damailah Tanpa Mengusik Kedamaian Orang Lain !
Rabu, 03 April 2019
Edit
Untukmu yang sekarang masih sendiri, merasa sepi dalam keadaanmu yang sendiri itu ialah hal yang wajar, tapi jangan hingga kau merasa kesepian kemudian melaksanakan hal-hal yang Allah larang.
Misalnya mencari hiburan untuk sekedar mencari senang dengan mengajak menduakan pasangan orang lain, jangan! lantaran bukan senang yang akan kau dapatkan, tapi marah Allah.
Intinya, berbahagialah kau tanpa merusak kebahagiaan orang lain, dan damailah kau tanpa mengusik kedamaian orang lain.
Kamu Bebas Memilih Bahagiamu Sendiri, Tapi Jangan Iseng Untuk Merampas Kebahagiaan Orang Lain
Sungguh kau bebas menentukan bahagiamu sendiri, tapi jangan pernah lupa rambu-rambu Allah dalam mencari senang yang kau butuhkan.
Jangan iseng tiba kepada orang yang jelas-jelas mempunyai orang disampingnya, lantaran kalau kau demikian maka artinya kau telah merampas kebahagiaan orang lain.
Kamu Bebas Memilih Siapa Saja Untuk Dijadikan Pasangan, Tapi Jangan Memilih Seseorang yang Sudah Ada Pasangannya
Meski kau bebas menentukan siapa saja untuk dijadikan pasangan, tapi jangan hingga kau menentukan seseorang yang sudah mempunyai pasangan.
Cinta itu membahagiakan, mendamaikan, dan pastinya akan membawamu kepada yang lebih baik. Tetapi kalau cintamu hasil merampas, maka sama artinya kau telah mencipa boomerang dalam hidupmu sendiri dan hidup orang lain.
Kamu Bebas Mencintai Siapapun, Tapi Jangan Pernah Mencintai Seseorang yang Sudah Jelas-jelas Ada yang Mencintai
Dan benar, kau bebas menyayangi siapapun asalkan masih dalam rana jalan yang Allah persembahkan, tapi jangan pernah kau menyayangi seseorang yang sudah jelas-jelas ada yang mencintai.
Tapi beliau tidak senang dengan pasangannya? iya, tapi itu bukan berarti kau sanggup mengambil alih untuk membahagiakannya, lantaran sanggup jadi kekerabatan mereka semakin awut-awutan semenjak kau masuk menjadi setannya.
Kamu Bebas Memperoleh Apa yang Kamu Ingin, Tapi Bukan Berarti Kamu Bebas Meliarkan Nafsumu Dengan Mengingini Milik Orang Lain
Ingat, meski kau bebas memperoleh apa yang kau inginkan dalam hidup ini, tapi bukan berarti kau sanggup bebas meliarkan nafsumu dengan mengingini milik orang lain.
Oleh karenanya, kalau ketika ini kau terjerat dalam senang yang salah maka lepaskan senang itu meski sangat menyakitkan, alasannya ialah sungguh ada seseorang yang telah sangat menderita lantaran cinta terbelakang yang telah kau bangkit bersama kebahagiannya.
Bahagia yang Utuh Itu Datang Dari Jalan yang Baik dan Benar, Bukan Dari Cara Menyakiti Dengan Menyelingkuhi
Lagipula kau haruslah tahu, senang yang utuh dan tepat itu tiba dari jalan yang baik dan benar, bukan dari cara menyakiti dengan menyelingkuhi sumber kebahagiaan orang lain.
Sekali lagi, kau memang punya hak untuk memperoleh bahagiamu sendiri, tapi jangan hingga kau bertingkah egois dengan mengambil atau merampas kebahagiaan orang lain.
Sumber : humairoh.com
Pict : instagram.com/golovkova.s
Misalnya mencari hiburan untuk sekedar mencari senang dengan mengajak menduakan pasangan orang lain, jangan! lantaran bukan senang yang akan kau dapatkan, tapi marah Allah.
Intinya, berbahagialah kau tanpa merusak kebahagiaan orang lain, dan damailah kau tanpa mengusik kedamaian orang lain.
Kamu Bebas Memilih Bahagiamu Sendiri, Tapi Jangan Iseng Untuk Merampas Kebahagiaan Orang Lain
Sungguh kau bebas menentukan bahagiamu sendiri, tapi jangan pernah lupa rambu-rambu Allah dalam mencari senang yang kau butuhkan.
Jangan iseng tiba kepada orang yang jelas-jelas mempunyai orang disampingnya, lantaran kalau kau demikian maka artinya kau telah merampas kebahagiaan orang lain.
Kamu Bebas Memilih Siapa Saja Untuk Dijadikan Pasangan, Tapi Jangan Memilih Seseorang yang Sudah Ada Pasangannya
Meski kau bebas menentukan siapa saja untuk dijadikan pasangan, tapi jangan hingga kau menentukan seseorang yang sudah mempunyai pasangan.
Cinta itu membahagiakan, mendamaikan, dan pastinya akan membawamu kepada yang lebih baik. Tetapi kalau cintamu hasil merampas, maka sama artinya kau telah mencipa boomerang dalam hidupmu sendiri dan hidup orang lain.
Kamu Bebas Mencintai Siapapun, Tapi Jangan Pernah Mencintai Seseorang yang Sudah Jelas-jelas Ada yang Mencintai
Dan benar, kau bebas menyayangi siapapun asalkan masih dalam rana jalan yang Allah persembahkan, tapi jangan pernah kau menyayangi seseorang yang sudah jelas-jelas ada yang mencintai.
Tapi beliau tidak senang dengan pasangannya? iya, tapi itu bukan berarti kau sanggup mengambil alih untuk membahagiakannya, lantaran sanggup jadi kekerabatan mereka semakin awut-awutan semenjak kau masuk menjadi setannya.
Kamu Bebas Memperoleh Apa yang Kamu Ingin, Tapi Bukan Berarti Kamu Bebas Meliarkan Nafsumu Dengan Mengingini Milik Orang Lain
Ingat, meski kau bebas memperoleh apa yang kau inginkan dalam hidup ini, tapi bukan berarti kau sanggup bebas meliarkan nafsumu dengan mengingini milik orang lain.
Oleh karenanya, kalau ketika ini kau terjerat dalam senang yang salah maka lepaskan senang itu meski sangat menyakitkan, alasannya ialah sungguh ada seseorang yang telah sangat menderita lantaran cinta terbelakang yang telah kau bangkit bersama kebahagiannya.
Bahagia yang Utuh Itu Datang Dari Jalan yang Baik dan Benar, Bukan Dari Cara Menyakiti Dengan Menyelingkuhi
Lagipula kau haruslah tahu, senang yang utuh dan tepat itu tiba dari jalan yang baik dan benar, bukan dari cara menyakiti dengan menyelingkuhi sumber kebahagiaan orang lain.
Sekali lagi, kau memang punya hak untuk memperoleh bahagiamu sendiri, tapi jangan hingga kau bertingkah egois dengan mengambil atau merampas kebahagiaan orang lain.
Sumber : humairoh.com
Pict : instagram.com/golovkova.s
Related Posts
